Thursday, August 9, 2018

Kelas Inspirasi Banggai #5

Sehari berbagi, seumur hidup menginspirasi...

Ini kali kedua saya mengikuti Kelas Inspirasi, pertama kali saya ikut KI tahun 2017 di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai. Sempat tidak percaya diri, karena saya tidak berbakat dalam mengajar terlebih lagi yang akan di ajar adalah anak-anak Sekolah Dasar yang masih dalam tahap bermain. Tapi pada akhirnya saya memberanikan diri untuk ikut. Dan...inilah cerita saya di Kelas Inspirasi yang kedua, di Kecamatan Masama tepatnya di Sekolah Dasar Minangandala..


6 Agustus 2018
Saya berangkat sekitar pukul 5 subuh dari rumah. Iya..saya tidak ikut menginap sehari sebelumnya bersama-sama dengan rekan lainnya, karena satu dan lain hal. Tibalah saya di SD Minangandala tepat pukul 7 pagi dan langsung ikut melaksanakan Upacara Bendera pertama saya dalam tahun 2018 ini. Lucu sendiri ketika saya melihat adik-adik semua berbaris memakai seragam Merah Putih lengkap dengan Topi dan Dasi. Sambil melihat sekeliling area upacara, saya merasa teringat kembali ke masa-masa waktu sekolah dulu. Sudah lama berlalu tapi masih terngiang betapa ributnya kita saat dipersiapkan untuk ikut upacara, sama seperti adik-adik yang ada di hadapan saya saat itu. Saat Kepala Sekolah memberi sambutan, mereka mulai ribut sendiri di barisan belakang sampai datang salah satu Ibu Guru ikut berbaris bersama mereka..seketika itu mereka diam.. hehehe,.

Sesi pertama mengajar saya mendapat kesempatan di kelas 3 dan 4 yang digabung menjadi satu kelas. Jumlah siswa dikelas itu kurang lebih 35 orang. Saat pertama kali masuk kelas saya langsung disambut dengan tawa mereka sambil memberi salam selamat pagi kepada saya. Setelah memperkenalkan nama saya, saya meminta mereka menebak apa profesi saya dan dengan cepat mereka menjawab Ibu Guru, sekertaris, kerja kantor dan lainnya yang membuat saya tertawa lepas bersama mereka :))
45 menit waktu yang diberikan begitu cepat berlalu dan tidak terasa sampailah kita di sesi akhir mengajar. Saya meminta mereka untuk menuliskan cita-cita mereka dan menempelkan di pohon cita-cita. Mereka begitu bersemangat dan antusias menuliskan cita-cita mereka. Sayapun memperhatikan semua tulisan itu, cita-cita mereka tidak lari jauh dari Dokter, Polisi, Tentara dan Guru. Saya agak sedikit loyo ketika membaca cita-cita tersebut dan hanya berputar disitu-situ. Disinilah tugas kita sebagai inspirator untuk membuka wawasan mereka tentang profesi diluar sana yang begitu beraneka ragam. 



Kemudian setelah mereka menuliskan cita-cita mereka dan masih tersisa sedikit waktu, saya kembali meminta mereka untuk duduk bersama dan menjelaskan apa saja profesi yang ada diluar. Dan satu hal yang menarik perhatian saya, ada seorang anak yang maju kesamping saya dan menjelaskan kalo dia ingin menjadi pemadam kebakaran dan menjelaskan tugas apa saja yang dilakukan oleh seorang pemadam. Saya pun merasa bangga...


Sesi pertama mengajarpun berakhir.. dan saya melanjutkan ke sesi kedua kemudian masuk di kelas berikutnya yaitu kelas 5 dan 6 yang digabung menjadi satu kelas..
Disini sangat banyak muridnya..lebih dari kelas yang sebelumnya. Kelas 5 terdiri dari 25 orang. Sementara kelas 6 terdiri dari 15 orang. Saya sedikit agak kewalahan karena disini anak-anaknya sedikit lebih jahil dari kelas sebelumnya. Saat saya masuk kelas, saya disambut bukan dengan salam tapi dengan lagu syatiiik ala tik-tok.. Ahhh...hancur hati saya..kecewa dan campur aduk rasanya. Pengen nangis tapi apa lah daya saya hanya sehari datang kepada mereka..


Setelah drama kecewa berlalu, saya pun melanjutkan tugas saya. Seperti sebelumnya, saya meminta mereka menebak profesi saya dan merekapun menjawab seperti biasa dengan beraneka ragam profesi yang mereka tau. Disela-sela saya menjelaskan dan meminta mereka maju satu per satu untuk mengutarakan cita-cita mereka, sebagian memperhatikan dan sebagian lagi sibuk dengan nyanyian-nyanyian mereka sendiri. Sempat kewalahan saya menangani mereka tapi Alhamdulillah ada kakak Fasil yang datang dan membantu saya membuat suasana ramai seketika itu dengan ice breaking..

Di sesi akhir saya kembali meminta mereka menuliskan cita-cita mereka dan menempelkannya di pohon cita-cita.

Bang akhir sekolah kami yaitu membuat tangan cita-cita.. kami meminta semua anak-anak untuk menempelkan tangan mereka yang sudah diberikan cat dan menempelkan di kain putih..


Besar sekali harapan saya agar kelak adik-adik ini bisa menjadi anak-anak yang sukses dan menggapai cita-cita yang telah mereka tuliskan tadi. Dan kita para generasi muda sekarang bisa terus dan terus memberikan mereka motivasi dan isnpirasi. Masih banyak adik-adik diluar sana yang menanti inspirasi dari kita semua dan semoga kita menjadi jendela untuk mereka melihat dunia luar...

Saya bangga menjadi bagian dari kelas inspirasi tahun ini.. semoga ditahun-tahun akan datang, makin banyak pejuang-pejuang inspirasi yang bergabung dan terus memotivasi adik-adik kita dimanapun mereka berada..



Salam Inspirasi
Love, M

Wednesday, March 14, 2018

Ikan Kecap Saus Asam Manis


Bahan :
1 Potong Ikan Tenggiri (Bisa pake ikan tuna atau sesuai selera)
1/2 Siuang Bawang Bombay
1 Buah Tomat
Cabe Rawit (sesuai selera, kalo sy suka yg pedes banget)
Garam
Kecap Manis
Saus Sambal ABC
Jeruk Nipis 1 iris

Cara Membuat :
- Goreng ikan terlebih dahulu sampai matang. Sisihkan
- Haluskan cabe rawit, iris serong tomat dan bawang Bombay
- Panaskan minyak diwajan/Teflon, lalu tumis cabe rawit, tomat dan bawang Bombay
- Tambahkan kecap, saus sambal, jeruk nipis dan garam secukupnya. Tumis sampai harum
- Masukkan ikan yang telah digoreng tadi, masak sebentar dan aduk sampai tercampur rata.
- Angkat dan sajikan. Siap dinikmati..


Love, M

Friday, March 2, 2018

10 Sifat Istri Yang Membuat Rezeki Rumah Tangga Mengalir Sangat Deras

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri.
Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suami dan rumah tangganya.

1. Istri yang pandai bersyukur
Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki.
Miliki suami, bersyukur.
Jadi ibu, bersyukur.
Anak-anak dapat mengaji, bersyukur.
Suami memberi nafkah, bersyukur.

2. Istri yang tawakal kepada Allah
Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya.
“Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.”
(QS. Ath Thalaq : 3).
Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanita itu.

3. Istri yang baik agamanya
Rasulullah bersabda:
"Wanita itu dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.
Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung.”
(HR. Al Bukhari dan Muslim).
Beruntung itu beruntung didunia dan di akhirat. Beruntung didunia, salah satu aspeknya yaitu dimudahkan mendapatkan rejeki yang halal.
Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya patuh pada Allah lalu mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan.

4. Istri yang banyak beristighfar
Diantara keutamaan istighfar yaitu mendatangkan rejeki.
Hal semacam itu dapat dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 sampai 12.
Kalau dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.
“Maka aku katakan pada mereka, ‘Mohonlah ampun pada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan padamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (juga di dalamnya) sungai-sungai untukmu.” (QS. Nuh : 10-12).

5. Istri yang gemar silaturahim
Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik pada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, serta saudari-saudari ....pada intinya ia tengah menolong suaminya membuat lancar rejeki.
Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rejekinya dan dipanjangkan umurnya.
“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

6. Istri yang suka bersedekah
Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rejeki suaminya.
Sebab salah satu keutamaan sedekah seperti disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah sampai 700 kali lipat. Bahkan sampai kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Bila istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak segera dibalas melaluinya.
Tetapi bisa jadi dibalas melalui suaminya.
Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rejekinya berlimpah.
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) untuk siapapun yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 261).

7. Istri yang bertaqwa
Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rejeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Seperti firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.
“Barangsiapa bertaqwa pada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya serta memberinya rizki dari arah yg tidak disangka-sangka."(QS. At Thalaq : 2-3).

8. Istri yang selalu mendoakan suaminya
Bila seorang ingin mendapatkan suatu hal, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya.
Ia tidak dapat mendapatkan suatu hal itu tetapi dari pemiliknya.
Begitulah rejeki.
Rejeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rejeki.
Jadi jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi tetapi perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya.
Doakan suami supaya selalu mendapatkan limpahan rejeki dari Allah, dan yakinlah bila istri berdoa pada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.
“DanTuhanmu berfirman : Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan." (QS. Ghafir : 60).

9. Istri yang suka shalat dhuha
Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya.
Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah setiap persendian.
Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjamin rejekinya sepanjang hari.
“Di dalam tubuh manusia ada 360 sendi, yang semuanya harus di keluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang dapat melakukan itu wahai Nabiyullah? ”
Beliau menjawab,
“Engkau membersihkan dahak yang ada didalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan suatu hal yang mengganggu dari jalan adalah Jadi bila engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), jadi dua raka’at Dhuha telah mencukupimu."
(HR. Abu Dawud)
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
“Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Saya cukupkan untukmu di sepanjang hari itu."
(HR. Ahmad).

10. Istri yang taat dan melayani suaminya
Salah satu kewajiban istri pada suami adalah mentaatinya.
Selama perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.
Apa hubungannya dengan rezeki?
Ketika seorang istri taat pada suaminya, jadi hati suaminya juga tenang dan damai.
Saat hatinya damai, ia dapat berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul.
Semangat kerjanya juga menggebu.
Ibadah juga lebih tenang,
rizki mengalir lancar.

***

Selamat beraktifitas dan beribadah di hari Jum’at yang penuh barakah ini, saudara-riku tercinta...
dan semoga Allah SWT senantiasa memudahkan Rizki kita.
Aamiin ya Rabbal 'aalamiin.
😊❤💕